Seringan mulut melafazkan..."S**L Hidupnya"
mungkin remuk hati yang menerima jika lafaznya dari yang tersayang
terlalu hina rasa diri diiringi kalimah itu
sesungguhnya..
Hati yang lembut sifatnya bukan sahaja terguris malas robek sama sekali
bagai dihiris deduri tajam....apa perasaannya..
Bagaiman harus ia terjadi...tergamak sungguh dia
keluar dari mulutnya....haruskah
Hati, apa rasamu kini..?
hancur, kecewa itu kepastiannya..
jangan kau menangis lagi untuknya
tidak setimpal dengan balasan yang kau perolehi
yang pasti...hatimu bakal disakiti lagi
Aku benci dia...
Ya'Allah..bawanya jauh dari pandanganku
hindari hati kecil ini dari merindu
kaburkan mataku dari bayangannya
butakan hatiku untuk kasihnya
Sesungguhnya hanya itu yang kupinta..tiada selainnya...
Kebencianku yang kau undang, kau perolehi kini..
Hilang ruang dihati untukmu lagi, biar beribu bahasa memujuk diri..
Hati..kasihan kau terusan disakiti...oleh insan yang tidak berhati perasaan..
walau bukan pintamu...sungguh pun hadirnya tidak kau undang
berpalinglah selamanya....tiada yang harus kau kesalkan..
Kembalikan hati yang pernah tersenyum girang dahulunya..
biarkan mentari menyinari dunia yang kian kelam ini....
moga setiap baris kata puitisnya...berbunga kembali....