Jangan biarkan aku keliru, karnaku tahu apa yang ku mahu..
Jangan buat rasa menjadi sebu, takut nanti ia terus membeku..
Apa lagi mahumu, bicara yang mengubat rindu....senyum yang hilangkan sendu...tawa yang membawaku terus tersipu. Apa lagi inginmu, aku mungkin tidak seperti bidadari kecil, yang bisa terbang semahunya menarikan tarimu. Hati hanya bisa berbicara sendiri, menghitung tiap detik yang membuatkan aku terus merindui hari sebelumnya. Hari yang penuh dengan belai manjamu. Itu mahuku..tiada lainnya.
Kugagahi hari demi hari melewati gelap malam, kala sepi dalam diam menyelimuti kembali dan merangkul diri. Yang sering menyapa dengan lewat senyum dan tawamu. Demi Tuhan, dingin rindu ini cukup menyeksakan rasa. Kurangkaikan doa dengan segenap rasa yang ku punya, agar hati kekal terpelihara. Agar langkahku tak terhenti di tengah jalan cinta. Karna jiwa ku hanya punya satu rasa. Biar ia sendiri hingga menjadi sempurna. Aku disini karna kamu, Aku ada karna kamu ada, aku ada karna kamu mencinta. Tak mungkin punya rasa jika tiada yang menyapa. Tak mungkin hadir rindu jika tiada yang mengingatmu. Tak mungkin kau membisu karna terlalu merinduku. Aku hanyut bersama rasa, aku terlena dalam leka. Mengapa rasa mengejami akuuuuuu terus....!
ch000tz: aku punya rasa yang masih tersisa..yang tak mungkin akan kupersia....
SEPERTI KATAMU
Aku tak tahu apa yang aku rasakan
Dalam hatiku saat pertama kali
Lihat dirimu, melihamu
Seluruh tubuhku terpaku dan membisu
Detak jantungku, berdebar tak menentu
Sepertinya aku tak ingin berlalu
Berikan cintamu juga sayangmu
Percaya padaku ku kan menjagamu
Hingga waktu menjemputku
Saat kutahu kau akan pergi jauh
Izinkan aku untuk selalu menantimu
Untuk katakan ku ingin dirimu
Agar kau tahu betapa aku terlalu
Mencintaimu aku akan menunggu
Hingga dirimu kembali untukku
Tolonglah aku bagaimana diriku
Ungkapkan itu rasa yang membelenggu
Dalam hatiku ku cinta padamu
