Sunday, December 10, 2006

....pesan yang pergi bersama rindu

Time:6:37AM
Date:10/12/2006


Text:
Hati mula digoncang hebat seolah ada gempa yang dengan sengaja menggegarkan tenangnya. Ada lahar rindu kelmarin yang meronta mencari pasangan rasa. Dari tulus untuk seikhlas diri yang sarat dengan cinta. Bukan untuk kekasih hati...namun untuk teman rasa yang sering menemani sepi jiwa...

Bluuuuups...!!! Aku bener rindu kamu saat ini...

????????
Untuk apa ya sms demikian perlu aku kirimkan seawal pagi? aku ngak punya alasan yang kukuh untuk pertahankan diri. Yang pasti ia lahir sendiri dari hati terus ngak ada pendorong asing yang memaksa diri. Hati berhak melahirkan rasa, oleh itu aku tidak mungkin menyeksa hati dari terus melahirkan segala detik rasa sungguhpun ada tika pedih sekali.

Teman,
Sejahtera keatas kamu seterusnya, yang tinggal cuma beberapa detik/ketika kamu di kota ini. Aku senang bangat mengenali kamu. Senyum dari seorang teman untuk pemergian ini dengan harapan pertemuan ini bukan yang terakhir untuk kita. Ada kusimpan satu rasa yang tidak dapat kugambarkan namun yakini bahasa rasa itu bisa kamu fahami. Tiba tika untuk kau pergi, kau pergi... Tiba waktu untuk langkah diteruskan, perjalanan itu pasti. Terima kasih untuk waktu yang terindah. Terima kasih diatas semua lawak jenaka semasa bersama. Untuk hati biarkan dia terus pergi, iringi dengan hati tenang jangan ada airmata hingga bertemu semula....

"biar sampai menutup mata..."

EMBUN DI PAGI BUTA
MENEBARKAN BAU BASAH
DETIK DEMI DETIK KU HITUNG
KINIKAH SAAT KU PERGI...

OH TUHAN KUCINTA DIA
BERIKANLAH AKU HIDUP
TAK KAN KU SAKITI DIA
HUKUM AKU BILA TERJADI

AKU TAK MUDAH UNTUK MENCINTAI
AKU TAK MUDAH MENGAKU KU CINTA
AKU TAK MUDAH MENGATAKANAKU JATUH CINTA...

SENANDUNGKU HANYA UNTUK CINTA
TIRAKATKU HANYA UNTUK ENGKAU
TIADA DUSTA, SUMPAH KU CINTA
SAMPAI KU MENUTUP MATA

CINTA KU, SAMPAI KU MENUTUP MATA....