Satu tika dahulu....
Akulah orang kerdil yang gemar terpinggir dan meminggir
Menghampiri leretan sunyi, mengauli sepi
Menelusuri lorong-lorong gelap yang kabur
Berselimutkan ilusi dan imaginasi
Yang sering terlena diambang sadar dan mimpi sendiri
Dalam keasyikan mengiringi jejalur waktu
Diperhentian punya aku sendiri
Lagi menunggu, ada tika melambai lembut
Sememangnya ada tangis yang tersimpan dalam diam
Tenang menghitung jarak masa
Melirik halus pada hari sebelumnya
Aku sadar perginya tidak punya arti kembali lagi
Aku juga tidak kelewatan mengendap dari masa lalu
Dari helaian memori lalu, aku jadi pengemis rindu
Dalam manja belaian kenangan semalam
Jadilah aku pemuja cinta yang hilang
Kuseru kasih memanggil-manggil penuh syahdu
Menerang cahaya cinta dari mata terus segelinap tubuhku
Menggila menjulur kemuara jiwa
Melintasi segala rasa, hari ini cintaku "RAJA" segalanya
Berbicaralah hati, temukan semua himpunan kata
Biar terkumpul segala, biar meledak sunyi hati
Dalam sayu-sayu kedengaran namamu
Waktu rembulan dengan tekun menerangi aku
Terangi gelapku, jauhi kesamaran perjalanan ini
Karena aku sadar, bisaku cuma perhatikan tugu nisan
Yang tidak mungkin punya nyawa
Kelmarin hadirmu mengejutkan aku dari semua leka
Menepis rasa tika di alam jiwa terbit satu rasa
Ada sebaris nama duduk didalam dada
Yang aku sendiri izinkan dengan rela..
p/s: kau punya rasa 'tuk setiap gerakku
Akulah orang kerdil yang gemar terpinggir dan meminggir
Menghampiri leretan sunyi, mengauli sepi
Menelusuri lorong-lorong gelap yang kabur
Berselimutkan ilusi dan imaginasi
Yang sering terlena diambang sadar dan mimpi sendiri
Dalam keasyikan mengiringi jejalur waktu
Diperhentian punya aku sendiri
Lagi menunggu, ada tika melambai lembut
Sememangnya ada tangis yang tersimpan dalam diam
Tenang menghitung jarak masa
Melirik halus pada hari sebelumnya
Aku sadar perginya tidak punya arti kembali lagi
Aku juga tidak kelewatan mengendap dari masa lalu
Dari helaian memori lalu, aku jadi pengemis rindu
Dalam manja belaian kenangan semalam
Jadilah aku pemuja cinta yang hilang
Kuseru kasih memanggil-manggil penuh syahdu
Menerang cahaya cinta dari mata terus segelinap tubuhku
Menggila menjulur kemuara jiwa
Melintasi segala rasa, hari ini cintaku "RAJA" segalanya
Berbicaralah hati, temukan semua himpunan kata
Biar terkumpul segala, biar meledak sunyi hati
Dalam sayu-sayu kedengaran namamu
Waktu rembulan dengan tekun menerangi aku
Terangi gelapku, jauhi kesamaran perjalanan ini
Karena aku sadar, bisaku cuma perhatikan tugu nisan
Yang tidak mungkin punya nyawa
Kelmarin hadirmu mengejutkan aku dari semua leka
Menepis rasa tika di alam jiwa terbit satu rasa
Ada sebaris nama duduk didalam dada
Yang aku sendiri izinkan dengan rela..
p/s: kau punya rasa 'tuk setiap gerakku