Seminggu bercuti lebaran kutinggalkan semua hiruk-pikuk ibukota. Pulang menemui yang ayahbonda, pergi meninggalkan yang disayangi...dihiringi rindu dendam yang memdalam...
Pantas masa berlalu, perginya Ramadhan, Syawal menyelma...seakan hanya sekelip mata..besar rahmat-Mu..yang tidak bisa dipertikaikan lagi...pelbagai cerita sepanjang percutian ini...
Teman...Dalam sedar maupun tidak kau kini miliknya...gembira hati ini, kau memulakan langkahmu tapi jangan sekali kau berpaling lagi. Harapan hati kecilku jangan aku kau tepikan demi persahabatan ini dan sesungguhnya aku amat memerlukanmu...Mengapa..??jangan kau tanya, hanya itu yang bisa kujawap hanya padamu tempat untukku dan dia mengadu dan terkadang hingga tidak kusedari aku hampir-hampir terleka..maafkan aku..
Kini langkah pertamamu bermula, pintaku padamu peliharalah ia sebaiknya...hargai seadanya.. jangan kau sakiti hatinya, buatlah ia tersenyum semampu dirimu...Kau tahu, aku cemburu dengan perjalanan kasihmu seolah tanpa onak dan durinya tidak seperti aku.. terlalu banyak dugaan yang mendatang. Namun aku masih bersyukur pada-Nya kerana memiliki teman sepertimu yang masih setia mendengar segala rengekkanku saban hari...walaupun antara aku dan dia tetap bahagia bersama...
Jangan kau terlupa, aku dan dia keranamu...terjadinya ia dengan pintamu..berputiknya ia dengan doamu..hanya itu yang aku tahu. "Dia" cukup bermakna buatku ..dia segalanya kini dan dia... aarrrhhh sukar untukku gambarkan...Terima Kasih teman diatas pertemuan ini Terima Kasih segalanya....doaku moga bahagia milikmu abadi..